China Akan Rekrut 84.000 Lebih Lulusan Perguruan Tinggi Ssebagai Guru di Pedesaan Tahun Ini

14
Shen Yequan (tengah, depan) dan para siswa berlari di lapangan basket ketika jam istirahat di Sekolah Dasar Lanjin di Sicheng, wilayah Lingyun, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, pada 10 September 2020. Shen merupakan satu-satunya guru mata pelajaran olahraga di sekolah pedesaan tersebut. Dia ditugaskan untuk mengajar pendidikan jasmani di sekolah itu pada 2018 setelah meraih gelar sarjana di bidang olahraga. (Xinhua/Zhou Hua)

BEIJING – China berencana merekrut 84.330 lulusan perguruan tinggi untuk menjadi guru di sekolah dasar dan menengah di wilayah pedesaan pada 2021 sebagai bagian dari upaya untuk mendorong vitalisasi pedesaan, demikian disampaikan Kementerian Pendidikan China pada Rabu (7/4).

Perekrutan ini terutama dimaksudkan untuk wilayah yang pernah dilanda kemiskinan dan wilayah yang didiami kelompok etnis minoritas guna mengonsolidasikan hasil dari pengentasan kemiskinan, menurut pemberitahuan yang dikeluarkan kementerian pendidikan dan kementerian keuangan negara itu tentang pelaksanaan program perekrutan guru untuk pos penugasan khusus di pedesaan tahun ini.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengajaran beberapa mata pelajaran yang tergolong lemah di sekolah-sekolah pedesaan, seperti kesenian, bahasa asing, dan teknologi informasi, sebut pemberitahuan itu. Program ini juga menyerukan upaya untuk menjamin gaji dan jaminan sosial para guru.

China meluncurkan program perekrutan guru untuk pos penugasan khusus pada 2006, dengan tujuan memasukkan lulusan perguruan tinggi ke dalam sumber daya pengajaran pendidikan wajib yang kurang memadai di area pedesaan.  [Xinhua]

 

Baca Juga :  Prospek Industri dan Minat Pribadi Jadi Faktor Teratas Dalam Pencarian Kerja Lulusan Baru di China