China Akan Tingkatkan Layanan Iinternet dan Bantuan Asuransi Kesehatan

8
Sebuah robot pintar 5G mengantarkan produk tekstil di ruang produksi Xinfengming Group di Kota Huzhou, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 30 Maret 2021. (Xinhua/Xu Yu)

BEIJING – Dewan Negara China mengadakan pertemuan eksekutif pada Rabu (7/4), menekankan upaya untuk meningkatkan penyediaan layanan Internet dan memperkokoh bantuan asuransi kesehatan.

Pertemuan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Li Keqiang tersebut menyerukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan penyediaan layanan internet melalui penambahan kecepatan koneksi dan penurunan biaya layanan, sehingga bisnis dan masyarakat dapat semakin diuntungkan.

Demi tujuan ini, China akan mempromosikan pembangunan dan penerapan layanan Internet 5G dan jaringan gigabita, dengan jaringan optik gigabita diharapkan akan menjangkau lebih dari 200 juta rumah tangga pada akhir tahun ini, menurut pertemuan tersebut.

China juga akan mendorong perusahaan telekomunikasi untuk menurunkan biaya rata-rata internet broadband dan jalur khusus (dedicated lines) bagi kalangan usaha kecil dan menengah hingga 10 persen, dan menyediakan biaya internet broadband preferensial bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

Selain menurunkan akses pasar yang tepat bagi perusahaan penyedia layanan instalasi broadband, pertemuan tersebut juga menyerukan pembangunan dan proses berbagi infrastruktur telekomunikasi yang kolaboratif.

Sementara itu di bidang kesehatan, pertemuan tersebut menelurkan sejumlah langkah untuk meningkatkan mekanisme asuransi kesehatan bantuan timbal balik negara guna meringankan beban pasien.

Di tengah upaya memperdalam reformasi sistem perawatan kesehatan, pertemuan tersebut memutuskan untuk memasukkan lebih banyak jenis biaya rawat jalan ke dalam daftar penggantian biaya medis oleh negara.

Negara itu akan menyempurnakan aturan pembayaran bagi akun asuransi kesehatan pribadi, sambil memperluas penggunaan akun tersebut dan memungkinkan anggota keluarga berbagi akun yang sama, papar pertemuan tersebut.

Pertemuan ini juga menyerukan agar proses inspeksi dan regulasi penggunaan dana asuransi kesehatan ini semakin diperketat, dan memberikan masa transisi sekitar tiga tahun bagi pemerintah tingkat provinsi dalam proses pelaksanaan reformasi tersebut.  [Xinhua]