Perdagangan Digital Asia Berkembang Pesat

3
Orang-orang mengunjungi area khusus untuk negara, provinsi, wilayah, dan kota dalam Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2020 di Beijing, ibu kota China, pada 9 September 2020. (Xinhua/Lu Peng)

BOAO – Praktik perdagangan digital di Asia telah berkembang pesat, dan format perdagangan digital Asia masih menunjukkan vitalitas yang relatif kuat meski dengan adanya unilateralisme global dan pandemi COVID-19, demikian menurut laporan yang dirilis oleh Forum Boao untuk Asia (Boao Forum for Asia/BFA) pada Minggu (18/4).

Perdagangan digital terutama terwujud dalam produk dan layanan digital, serta berbagai teknologi digital transformatif dan konten baru lainnya, seperti aplikasi, perangkat lunak, layanan video, kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan mahadata, menurut Laporan Tahunan Prospek Ekonomi dan Kemajuan Integrasi Asia 2021 dari BFA.

Ekspor layanan komputer dan layanan komunikasi Asia berkembang pesat, dengan volume ekspor masing-masing berkontribusi sekitar 33 persen dan 29 persen dari total global pada 2019, kata laporan itu, mengutip angka dari Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD).

Asia, khususnya kawasan Asia-Pasifik, secara bertahap bertransformasi dari pabrik digital yang mengandalkan tenaga kerja murah menjadi pusat digital yang bertumpu pada industri inovatif. Lebih lanjut laporan menyebut bahwa ekonomi digital menjadi faktor penting dalam pertumbuhan ekonomi dan perkembangan kawasan Asia-Pasifik.  [Xinhua]

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments