Mesir Izinkan Penggunaan Darurat Vaksin COVID-19 Sinovac China

7
Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly (tengah), Menteri Kesehatan Hala Zayed (kedua dari kiri), dan Duta Besar China untuk Mesir Liao Liqiang (kedua dari kanan) berfoto usai upacara penandatanganan di Kairo, Mesir, pada 21 April 2021. (Xinhua/Wang Dongzhen )

KAIRO – Otoritas Obat-obatan Mesir (Egyptian Drug Authority/EDA) menyetujui penggunaan darurat vaksin COVID-19 Sinovac China di Mesir, demikian disampaikan EDA dalam pernyataannya di laman resmi Facebook-nya pada Rabu (28/4) pagi.

Mahmoud Yassin, Kepala Administrasi Pusat EDA untuk Produk Biologis dan Inovatif, mengatakan “langkah ini merupakan bagian dari upaya negara untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 dan menyediakan vaksin bagi semua warga negara.”

Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly (pertama dari kanan) mengadakan dialog dengan Duta Besar China untuk Mesir Liao Liqiang (kedua dari kiri) di Kairo, Mesir, pada 21 April 2021. (Xinhua/Wang Dongzhen)

Dia menambahkan bahwa “EDA mengesahkan izin penggunaan vaksin itu setelah melakukan penilaian yang diperlukan berdasarkan ketentuan internasional dan domestik guna memastikan keefektifan dan kualitas vaksin.”

Sejauh ini, Mesir telah menyetujui penggunaan darurat vaksin COVID-19 Sinopharm China, Sputnik V Rusia, dan Oxford/AstraZeneca, imbuh pernyataan itu.

Januari lalu, Mesir memulai kampanye vaksinasi COVID-19 nasional, yang dimulai dengan tenaga kesehatan di rumah-rumah sakit pemerintah.

Pada 21 April, Holding Company for Biological Products and Vaccines Mesir bersama perusahaan biofarmasi China, Sinovac, menandatangani perjanjian untuk memproduksi vaksin COVID-19 Sinovac di negara Afrika Utara tersebut.  [Xinhua]

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments