Anonymous Indonesia Ancam Serang Terus Situs Australia

395

CANBERRA, WB- Kelompok peretas asal Indonesia yang menamakan dirinya Anonymous Indonesia mengaku bertanggung jawab atas peretasan lebih dari 170 situs Australia. Peretasan itu sebagai bentuk protes atas kegiatan mata-mata yang dilakukan Canberra.

Seorang peretas yang dihubungi Australian Broadcasting Corporation mengatakan, kepolisian federal dan bank sentral menjadi target karena kedua institusi tersebut vital bagi Australia.

”karena kami pikir (mereka) adalah situs-situs paling penting di Australia. Kami akan menyerang lagi (kecuali) Australia meminta maaf kepada rakyat Indonesia,.” kata peretas tersebut

Aksi para  peretas Indonesia ini menandai memburuknya hubungan Jakarta-Canberra ke tingkat paling rendah.

Para pejabat Australia menyebut serangan atas Australian Federal Police dan Reserve Bank of Australia sebagai sesuatu yang tidak bertanggung jawab dan mengancam pelakunya akan dituntut.

“Serangan seperti ini tidak akan memengaruhi kebijakan pemerintah,” kata polisi federal Australia. ”Aktivitas seperti meretas, membuat atau menyebarkan virus berbahaya bukanlah sesuatu yang menyenangkan dan tak berbahaya. Itu akan menghasilkan konsekuensi jangka panjang yang serius bagi para individu, seperti hukuman pidana atau dipenjara,” kata pernyataan kepolisian Australia.

Sebelumnya, situs kepolisian Australia dan bank sentral menjadi korban serangan cyber dan seorang peretas (hacker) asal Indonesia mengaku bertanggung jawab dan menuntut Canberra meminta maaf terkait tuduhan mata-mata.[ ]