Lancar ASI dengan Pijat Laktasi

46

Jakarta – Saat menyusui adalah hal terpenting bagi para ibu untuk mendapatkan gizi lengkap buah hati serta perlindungan imun. Namun banyak para ibu muda yang gagal menyusui dikarenakan faktor payudara yang tak mengeluarkan ASI.

Ibu memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif sebagai sumber nutrisi utama sang buah hati dalam 1.000 hari menjadi penentu kesehatannya.

Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk memberikan asupan ASI sesuai dengan kebutuhan usia sang buah hati.

Meski begitu, pemberian ASI ekslusif sering terkendala karena produksi ASI yang kurang maksimal. Banyak ibu yang menganggap faktor usia jadi sebab utamanya.

Padahal, faktor lainnya justru lebih berpengaruh ketimbang usia.

Berdasarkan penelitian yang dimuat di Jurnal Ners dan Kebidanan Stikes Patria Husada Blitar pada 2017, usia ternyata bukan penyebab utama kurangnya produksi ASI.

Justru, faktor eksternal, seperti lama bekerja, kurangnya dukungan keluarga, hingga teknik menyusui yang belum sesuai, lebih berpengaruh.

Selain itu, faktor psikologis ibu juga ikut menyebabkan produksi ASI berkurang.

Salah satu cara untuk mengatasi masalah produksi ASI bisa dengan pijat laktasi.

Pemijatan selama 20 menit (masing-masing 10 menit di tiap payudara) mampu membersihkan saluran susu sehingga ASI mengalir lebih lancar dan memicu produksi ASI.

Selain memperlancar dan memicu produksi ASI, pijak laktasi punya banyak manfaat lainnya.

Apa saja? Yuk simak.

1. Memperbaiki kualitas ASI

Dikutip dari breastfeeding-problems, terdapat studi yang menemukan bahwa pijat laktasi dapat meningkatkan kualitas ASI.

Pijatan di area sekitar payudara dapat merangsang produksi laktosa dan mineral.

2. Membuat ibu lebih rileks

Kurang istirahat maupun rasa sakit setelah persalinan dapat mengakibatkan produksi ASI berkurang dan tubuh menjadi tegang.

Pijat laktasi dapat menjadi alternatif bagi Sahabat NOVA agar lebih rileks dan santai.

3. Mengatasi permasalahan pada payudara

Menurut jurnal Akademi Keperawatan Korea, ibu yang melakukan sesi pijat laktasi selama 10 hari setelah melahirkan merasakan sakit lebih sedikit di payudara.

Selain itu, ASI yang dikeluarkan mengandung lebih sedikit natrium dibandingkan ibu yang tidak melakukan pijat laktasi.

4. Memperbaiki tampilan payudara

Proses kehamilan, persalinan, dan menyusui dapat mengubah bentuk payudara.

Pijat laktasi dapat membantu mengencangkan dan memperbaiki tampilan payudara.

Oleskan losion, misalnya minyak zaitun agar payudara tidak sakit dan kulit payudara lebih lembut.

Lalu, mulai dengan memompa atau memencet lembut kelenjar getah bening di ketiak untuk melancarkan aliran darah dan racun.

Usap-usap payudara atau peras secara lembut untuk melancarkan aliran darah.

Jika payudara mulai terasa hangat, itu tandanya aliran darah mulai meningkat dan merupakan respons yang baik terhadap pijatan.

Lakukan tekanan lembut mulai dari bagian tengah payudara dan buat beberapa entakan kecil ke arah luar dari puting.

Lakukan pijatan lembut dengan gerakan memutar.

Mula-mula searah jarum jam, kemudian ganti menjadi berlawanan arah jarum jam sekitar 10 kali.

Lakukan pijatan dengan gerakan spiral menggunakan ujung tiga jari tengah dari tepian payudara ke arah puting.

Lakukan perlahan hingga seluruh payudara terpijat merata untuk merangsang produksi ASI.

Oleskan juga minyak ke puting lalu pencet lembut untuk mengeluarkan kotoran yang dapat menyumbat keluarnya aliran ASI.

Kompres hangat pada payudara dengan handuk atau waslap. Tempelkan handuk hangat pada payudara dan tekan-tekan secara perlahan.

Kompres hangat membantu ibu rileks dan merangsang oksitosin.

Selain melakukan pijat laktasi, ibu-ibu tetap harus memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi agar produksi ASI tetap lancar.

Salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat, vitamin D, dan daun katuk sebagai ASI booster.

Para ibu muda juga dapat mengonsumsi ASI Booster herbal yang mengandung protein bioaktif dan tanaman herbal, seperti Herba Asimor, sebagai pelengkap gizi harian.

Herba Asimor mengandung ekstrak daun katuk, daun torbangun, dan fraksi ikan gabus yang mampu menstimulasi serta meningkatkan produksi ASI.

Bukan itu saja, Herba Asimor juga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan dan pemulihan ibu setelah melahirkan.

Kombinasikan pijat laktasi dan Herba Asimor untuk ASI yang berkualitas