Solusi Aman Atasi Cedera Otot Saat Olahraga di era Pandemi

36

WARTABUANA – Trend melakukan olahraga selama pandemi meningkat cukup tinggi. Salah satu perusahaan e-commerce di Indonesia menyebutkan pada bulan Agustus 2020 terjadi peningkatan transaksi lebih dari 2 kali lipat pada kategori olahraga.

Namun perlu diketahui saat melakukan akvitas olahraga harus diperhatikan beberapa tips agar terhindar dari cedera, salah satunya adalah cedera yang terjadi pada sistem otot dan rangka tubuh selama aktivitas olahraga. Akibat unsur ketidaksengajaan maupun kesalahan yang sebenarnya dapat dihindari, seperti kurang pemanasan maupun intensitas latihan yang terlalu berat.

Beberapa cedera olahraga yang paling sering terjadi adalah keseleo, otot hamstring, kram otot, groin pull (Otot pangkal paha tertarik), shin splits (nyeri tulang kering), cedera lutut, cedera siku, cedera pinggul, cedera bahu dan dislokasi. Namun, ketika terjadi cedera pada tubuh saat berolahraga, maka hal yang sebaiknya segera dilakukan adalah menghentikan segala aktivitas. Jika tetap memaksa tubuh untuk berolahraga dan menahan rasa sakit hanya akan memperparah kondisi cedera.

Sementara itu, bagian tubuh yang mengalami cedera biasanya akan mengalami inflamasi, yaitu terasa sakit, bengkak, berwarna kemerahan dan terasa panas. Jika hal ini tidak ditangani dengan tepat, maka dapat menimbulkan cedera yang lebih parah. Akan tetapi, masalah cedera pada otot akibat aktivitas olahraga dapat diatasi dengan HerbaPAIN.

HerbaPAIN adalah Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) dari PT Dexa Medica yang merupakan obat nyeri herbal pertama di Indonesia yang berkhasiat untuk mengurangi sakit kepala dan nyeri otot. Keunggulan HerbaPAIN dari obat nyeri lainnya adalah tidak memiliki efek samping seperti jantung berdebar, karena tidak mengandung kafein dan aman di lambung.

HerbaPAIN bersifat anti-inflamasi dan analgesik untuk indikasi nyeri, baik untuk nyeri kepala, nyeri otot, nyeri sendi dan nyeri syaraf. Setiap 1 tablet HerbaPAIN mengandung 200 mg Predimenol™, ekstrak Phaleria macrocarpa (buah mahkota dewa) yang diproses dengan Advanced Fractionation Technology (AFT) menghasilkan fraksi Predimenol™.

HerbaPAIN mengandung flavonoid, fenol, terpenoid, terbukti sebagai analgesic (pereda nyeri) dengan cara menekan pelepasan prostaglandin (zat yang memicu terjadinya nyeri) melalui jalur penghambatan enzim COX-2/ Cycloxygenase.

Selain itu, aktivitas antioksidan dari HerbaPAIN juga berperan dalam penghambatan Nitric Oxyde (NO). Penghambatan Nitric Oxyde akan menghasilkan efek anti-inflamasi (anti peradangan).