Terlalu Lama Duduk Picu Kesulitan Konsentrasi Pada Orang Dewasa dengan Obesitas

54

WARTABUANA – Sebuah penelitian yang diunggah di situs web Universitas Illinois mengungkap bahwa individu yang menghabiskan lebih banyak waktu untuk duduk dalam aktivitas intens selama 20 menit atau lebih ternyata memiliki kemampuan mengatasi distraksi atau gangguan yang lebih rendah.

Para peneliti menggunakan pengukur akselerasi (accelerometer) untuk melacak level aktivitas harian selama sepekan pada 89 orang dewasa penyandang obesitas atau kelebihan berat badan dan, dalam serangkaian tes, mengukur kemampuan mereka untuk melakukan multitugas serta mempertahankan konsentrasi walaupun ada distraksi.

Para peneliti mengumpulkan informasi dasar semua partisipan, menguji kemampuan kognitif mereka, serta menghitung indeks massa tubuh dan persentase lemak tubuh setiap orang. Selama tujuh hari, para partisipan memakai alat accelerometer di pinggang pada saat terjaga. Mereka juga menyelesaikan tugas kognitif dan pengukuran fungsi otak di lingkungan laboratorium.

Analisis statistik menemukan keterkaitan antara durasi duduk para partisipan dengan kecepatan dan akurasi mereka mengerjakan tugas yang mengukur kemampuan mempertahankan konsentrasi.

“Temuan utama kami adalah bahwa orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu untuk duduk dalam aktivitas intens yang berkepanjangan lebih mudah teralihkan oleh gangguan,” kata Dominika Pindus, profesor kesehatan masyarakat dan kinesiologi Universitas Illinois, yang memimpin penelitian tersebut.

Riset lebih lanjut diperlukan untuk menentukan bagaimana struktur waktu duduk seseorang memengaruhi kognisi, tutur Pindus.

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa duduk secara rutin untuk waktu yang lama berkaitan dengan peningkatan kematian dan penyakit kardiovaskular. Orang-orang yang tidak terlibat aktivitas fisik sedang hingga berat selama setidaknya 60 menit per hari dan duduk selama delapan jam atau lebih memiliki risiko kesehatan lebih tinggi. Penelitian lain menunjukkan bahwa aktivitas intens saat duduk selama 20 menit atau lebih dapat menimbulkan dampak negatif terhadap level gula darah setelah makan.   Penelitian ini telah diterbitkan dalam International Journal of Obesity. [Xinhua]

 

Baca Juga :  Waspada Perokok Under 50, Beresiko Jantung