Menyongsong Dunia Pasca-COVID-19  Bagi Penyandang Disabilitas

37
   BEIJING, 3 Desember (Xinhua) -- Tanggal 3 Desember diperingati sebagai Hari Penyandang Disabilitas Internasional. Diproklamirkan pada 1992 dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peringatan tahunan ini bertujuan untuk mempromosikan hak-hak dan kesejahteraan para penyandang disabilitas di seluruh bidang kemasyarakatan dan pembangunan, serta untuk meningkatkan kesadaran akan situasi yang dihadapi penyandang disabilitas pada setiap aspek kehidupan politik, sosial, ekonomi dan budaya.

WARTABUANA – Pandemi COVID-19 global yang tengah berlangsung memperdalam ketidaksetaraan yang sudah ada sebelumnya, mengekspos sejauh mana pengucilan terjadi dan menyoroti bahwa upaya mewujudkan inklusi disabilitas merupakan suatu keharusan.

Seorang anak laki-laki menganyam sebuah kursi di Institusi Pemerintah untuk Tunanetra di Peshawar, Pakistan barat laut, pada 3 Desember 2019. Hari Penyandang Disabilitas Internasional, yang diresmikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 1992, diperingati pada 3 Desember setiap tahunnya. (Xinhua/Umar Qayyum)

Tanggal 3 Desember diperingati sebagai Hari Penyandang Disabilitas Internasional. Diproklamirkan pada 1992 dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peringatan tahunan ini bertujuan untuk mempromosikan hak-hak dan kesejahteraan para penyandang disabilitas di seluruh bidang kemasyarakatan dan pembangunan, serta untuk meningkatkan kesadaran akan situasi yang dihadapi penyandang disabilitas pada setiap aspek kehidupan politik, sosial, ekonomi dan budaya.

Penyandang disabilitas adalah salah satu kelompok yang paling tersisih dalam masyarakat kita dan termasuk yang paling terdampak akibat krisis ini dalam hal kematian.

Sun Simiao mendorong Wang Aoran yang duduk di kursi roda di sebuah jalan di Kota Chifeng, Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, pada 26 November 2020. (Xinhua/Lian Zhen)

Di Hari Penyandang Disabilitas Internasional ini, mari serukan kesadaran global terhadap pendekatan terintegrasi guna memastikan penyandang disabilitas tidak tertinggal.[xinhua]