Tingkat bunuh diri Penduduk Pribumi Australia Meningkat

68
Penduduk pribumi Australia /ist

WARTABUANA – Tingkat penahanan, bunuh diri, dan melukai diri sendiri terus meningkat di kalangan penduduk pribumi Australia, menurut laporan pemerintah. Komisi Produktivitas, badan penelitian dan penasihat pemerintah Australia, pada Kamis (3/12) merilis laporan Overcoming Indigenous Disadvantage terbaru.

Laporan tersebut, yang merupakan analisis komprehensif dari data yang berkaitan dengan kesejahteraan penduduk pribumi Australia, menemukan bahwa empat tahun sejak laporan sebelumnya, terjadi peningkatan di bidang perkembangan anak usia dini, partisipasi ekonomi serta beberapa aspek kesehatan dan pendidikan.

“Namun bidang-bidang seperti keadilan dan kesehatan mental masih memprihatinkan, dengan naiknya tingkat penahanan, bunuh diri dan melukai diri sendiri,” ungkap rilis media itu pada Kamis.

Laporan tersebut menemukan bahwa tingkat penahanan terhadap orang dewasa meningkat 72 persen antara tahun 2000 hingga 2019, dan meski tingkat penahanan terhadap pemuda telah menurun, orang-orang muda pribumi tetap 22 kali lebih mungkin untuk dipenjara daripada sesama pemuda non-pribumi.

Tingkat kematian akibat bunuh diri dan melukai diri sendiri pada orang dewasa meningkat 40 persen antara tahun 2008 hingga 2018, serta tingkat anak-anak Aborigin dan Torres Strait Islander yang menjalani perawatan atau pengasuhan di luar rumah meningkat hampir tiga kali lipat sejak 2004.

Laporan tersebut mengidentifikasi “kebijakan, hukum, dan praktik yang tampak netral, beroperasi dengan cara yang tidak imbang atau adil sehingga merugikan masyarakat Aborigin dan Torres Strait Islander.”

“Hasil yang lebih buruk bukan karena (mereka) adalah orang Aborigin atau Torres Strait Islander, tetapi dapat dikaitkan dengan tantangan personal tambahan dan hambatan struktural yang dihadapi oleh banyak masyarakat Aborigin dan Torres Strait Islander,” kata Michael Brennan, Ketua Komisi Produktivitas.

“Menghapus hambatan struktural ini sangat penting jika kesejahteraan masyarakat Aborigin dan Torres Strait Islander ingin meningkat.”

Menurut laporan tersebut, pengambilan keputusan bersama adalah elemen umum dalam berbagai pendekatan yang tampaknya berhasil meningkatkan hasil. [xinhua]