Ekonomi Brasil Susut 4,1 Persen Pada 2020, Terburuk Sejak 1990

43
Seorang pejalan kaki melewati sebuah toko di Sao Paulo, Brasil, pada 1 September 2020. (Xinhua/Rahel Patrasso)

WARTABUANA –  Ekonomi Brasil, yang terbesar di Amerika Latin, terkontraksi 4,1 persen pada 2020, menandai penurunan terburuk dalam lebih dari 30 tahun, yang terutama disebabkan oleh pandemi COVID-19, menurut Institut Geografi dan Statistik Brasil (Brazilian Institute of Geography and Statistics/IBGE) pada Rabu (3/3).

Penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2020 melebihi penurunan 3,5 persen yang tercatat pada 2015, dan secara absolut merupakan penurunan terbesar sejak 1990, ketika ekonomi negara itu terkontraksi 4,35 persen.

Menurut laporan IBGE, kinerja pada 2020 telah mengganggu pertumbuhan ekonomi yang dicapai Brasil antara 2017-2019, ketika PDB tumbuh 4,6 persen dalam tiga tahun.

Pada kuartal keempat 2020, ekonomi Brasil tumbuh 3,2 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Pada 2020, PDB Brasil mencapai 7,4 triliun real Brasil (1 real Brasil = Rp2.542), sedangkan PDB per kapita sebesar 35.172 real, menunjukkan penurunan 4,8 persen secara riil.

COVID-19, yang kasus pertamanya di Brasil terdeteksi pada 26 Februari 2020, telah menurunkan aktivitas ekonomi hingga ke level terendah, menyusul serangkaian kebijakan lockdown yang diterapkan negara-negara bagian Brasil mulai 24 Maret.

Rincian berdasarkan sektor menunjukkan sektor jasa, yang berkontribusi 60 persen pada aktivitas ekonomi nasional, turun 4,5 persen sementara output industri turun 3,5 persen.

Hanya sektor pertanian yang mengalami beberapa pertumbuhan. Sektor tersebut tumbuh 2 persen, berkat dorongan permintaan eksternal untuk kedelai dan kopi, dua produk ekspor utama, yang masing-masing mencatat rekor produksi.

Konsumsi rumah tangga mencapai rekor terendah tahun lalu, turun 5,5 persen dibandingkan tahun 2019.

Impor Brasil anjlok 10 persen, sedangkan ekspor turun 1,8 persen. Sementara itu, belanja pemerintah dan investasi, masing-masing turun 4,7 dan 0,8 persen.

Baca Juga :  Bawaslu : Jokowi Terindikasi Lakukan Pelanggaran Pemilu

Pasar keuangan Brasil memperkirakan pertumbuhan ekonomi 3,29 persen untuk 2021.  [Xinhua]