Wahana Penjelajah Perseverance NASA Lakukan Penjelajahan Pertama di Mars

39
Gambar yang dirilis oleh NASA ini menunjukkan ilustrasi wahana penjelajah Perseverance saat mendarat dengan aman di Mars. (Xinhua/JPL-Caltech/NASA)

WARTABUANA – Wahana penjelajah Mars 2020 Perseverance milik badan antariksa Amerika Serikat (AS), NASA, pada Kamis (4/3) melakukan penjelajahan pertamanya di Mars, menempuh jarak sejauh 6,5 meter melintasi permukaan planet itu, kata NASA pada Jumat (5/3).

Penjelajahan tersebut, yang berlangsung sekitar 33 menit, membawa wahana penjelajah itu bergerak sejauh 4 meter, kemudian berbelok 150 derajat ke arah kiri dan mundur sejauh 2,5 meter menuju lokasi parkir sementaranya yang baru.

Penjelajahan itu bertujuan untuk menguji mobilitas di saat anggota tim memeriksa dan menyesuaikan setiap sistem, subsistem, dan instrumen pada Perseverance, menurut NASA.

Ketika mulai mengejar target sainsnya, Perseverance diperkirakan dapat melakukan perjalanan reguler sejauh 200 meter, kata NASA.

“Penjelajahan pertama wahana penjelajah NASA terbesar dan tercanggih yang pernah ada di Planet Merah ini menandai pencapaian penting sebelum dimulainya operasi sains,” papar NASA dalam pernyataannya.

“Jika berbicara soal kendaraan beroda di planet lain, hanya ada beberapa peristiwa pertama yang signifikansinya setara dengan penjelajahan pertama itu,” ujar Anais Zarifian, teknisi platform uji mobilitas wahana penjelajah Perseverance di Laboratorium Propulsi Jet (Jet Propulsion Laboratory) NASA di California Selatan.

“Ini merupakan kesempatan pertama kami untuk ‘melakukan riset kecil’ dan menguji coba Perseverance. Sistem penggerak roda enam dari wahana penjelajah itu merespons dengan luar biasa. Kini kami yakin bahwa sistem penggerak kami siap digunakan, mampu mengantar kami ke mana pun ilmu pengetahuan membawa kami selama dua tahun ke depan,” katanya.

Kegiatan dan evaluasi selanjutnya untuk wahana tersebut meliputi pengujian dan kalibrasi instrumen ilmu pengetahuan yang lebih terperinci, pengiriman wahana itu dalam penjelajahan dengan jarak yang lebih jauh, dan pelepasan penutup yang melindungi rakitan penyimpan adaptif dan Helikopter Mars Ingenuity selama proses pendaratan, menurut NASA.

Baca Juga :  Studi Khusus Ungkap Pengalaman China Dalam Memerangi Kemiskinan

Program uji terbang eksperimental untuk Helikopter Mars Ingenuity, yang mendarat di Mars bersama dengan Perseverance, juga akan berlangsung selama pelaksanaan misi wahana penjelajah itu.

Perseverance diluncurkan pada 30 Juli tahun lalu dari Kompleks Peluncuran Antariksa 41 di Stasiun Angkatan Udara Tanjung Canaveral di Negara Bagian Florida, Amerika Serikat. Wahana itu tiba di Mars pada 18 Februari setelah menempuh perjalanan selama 203 hari dan melintasi jarak sejauh 472 juta kilometer.

Dengan misi utama untuk mencari tanda-tanda kehidupan kuno di Mars, wahana penjelajah tersebut akan mengidentifikasi kondisi geologi dan iklim Mars di masa lalu, membuka jalan bagi eksplorasi manusia di Planet Merah, dan menjadi misi pertama untuk mengumpulkan dan menyimpan batu dan regolith Mars.  [Xinhua]