Produsen Mobil Ford akan Pangkas Pegawai

112

WARTABUANA – Produsen mobil AS, Ford, dikabarkan akan mengurangi jumlah tenaga kerja mereka di seluruh dunia sebagai lanjutan atas rencana restrukturisasi besar-besaran yang mereka umumkan pada pertengahan 2018.

“Kami berada pada tahap awal re-organisasi tenaga bergaji global demi mendukung tujuan strategis perusahaan, menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis dan memberdayakan, dan menjadi lebih tepat untuk berbisnis,” kata Ford, dalam pernyataan resminya seperti dilansir Reuters, Senin (8/10/2018).

“Re-organisasi akan menghasilkan pengurangan jumlah pegawai dari waktu ke waktu dan ini akan bervariasi berdasarkan tim dan lokasi. Kami akan mengumumkan lebih spesifik pada waktu yang tepat,” tambah pernyataan itu.

Pada 25 Juli lalu, Ford mengumumkan akan membenahi operasi perusahaan agar menghasilkan dana sebesar US$11 miliar dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

Di sisi lain, saat itu perusahaan tidak mengatakan apakah langkah tersebut akan berdampak pada PHK atau penutupan pabrik, melainkan hanya mengindikasikan sebuah proses perubahan dalam struktur perusahaan.

Pada April lalu, Ford juga mengejutkan banyak pihak dengan memangkas target dan mengumumkan rencana menghentikan produksi dan penjualan sedan di wilayah Amerika Utara, menyusul melonjaknya permintaan kendaraan sport dan truk ukuran menengah.[]