Bandara Adi Sucipto dan Adi Soemarmo Dibuka Besok

112

JAKARTA, WB- Pascameletusnya Gunung Kelud pada 13 Februari 2014, sarana transportasi udara di Jawa tengah, Jawa Timur, dan sebagian wilayah Jawa Barat hampir lumpuh total termasuk dua bandara utama DIY dan Solo yakni Adi Sutjipto dan Adi Sumarmo.

Kini, Senin (17/2), Menteri Perhubungan EE Mangindaan memastikan dua bandara di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kota Solo itu akan kembali beroperasi esok hari, Selasa (18/2).

“Kami putuskan Yogyakarta dan Solo dibuka kalau tidak ada perkembangan dari Gunung Kelud. pukul 07.00 WIB (besok) siap dibuka,” ujar EE Mangindaan di Gedung DPR Senayan, Senin (17/2/2014).

Sebelumnya, kedua bandara tersebut sempat berhenti beroperasi selama tiga hari pascameletusnya Gunung Kelud. Namun, karena aktivitas Gunung Kelud menunjukan penurunan, Kementerian Perhubungan memutuskan untuk kembali membuka dua bandara tersebut.

“Kami sudah buat maklumat periksa semua perlengkapan mesin dan teknikal penerbangan karena bisa saja ada kemungkinan debu masuk. Jadi dibuka, tapi maskapai harus lakukan itu,” katanya.

Selain Bandara Adi Sutjipto dan Adi Sumarmo, ada beberapa bandara lain yang juga ditutup akibat abu vulkanis dari letusan Gunung Kelud, di antaranya Bandara Juanda Surabaya, Ahmad Yani Semarang, Tunggul Wulung Cilacap, Abdurrahman Saleh Malang, dan Husein Sastranegara Bandung.[ ]