Bangun Rumah Anti Gempa, Presiden Kirim 400 Insinyur ke Lombok

104

WARTABUANA – Presiden Joko Widodo (Jokowi), memastikan langkah cepat pemerintah untuk penanganan bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
 

Jokowi mengatakan, perbaikan atau pembangunan kembali rumah bagi para korban terdampak gempa sebagaimana yang pernah disampaikannya akan mulai dilakukan pada 1 September mendatang.

Lewat akun Twitter pribadinya, Jokowi menjelaskan pemerintah akan mengirimkan 400 insinyur muda untuk mendampingi masyarakat membangun kembali rumahnya. Terdapat kurang lebih 74.000 rumah yang dibangun nantinya akan tahan gempa .

“Setelah gempa bumi, saatnya NTB bangkit kembali. Perbaikan rumah yang rusak akan kita mulai pada 1 September 2018. Pemerintah mengirimkan 400 insinyur muda CPNS untuk mendampingi masyarakat membangun sekitar 74.000 rumah tahan gempa menggantikan rumah yang rusak di Pulau Lombok,” cuit akun @jokowi, Rabu (29/8/2018).

Semetara itu, mengutup siaran pers Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dipublikasikan hari ini, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi setelah bencana gempa di NTB dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2018.

Pemerintah menargetkan pembangunan maupun perbaikan rumah masyarakat setempat akan selesai dalam waktu enam bulan ke depan

Jokowi pun memutuskan memberikan bantuan sebesar Rp50 juta bagi tiap kepala keluarga yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan berat setelah bencana gempa terjadi. Nantinya, masyarakat akan kembali membangun rumahnya dengan bantuan dari Kementerian PUPR dan anggota TNI.[]