Caleg Gagal Jangan Disindir

89

JAKARTA, WB – Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Y Thohari, meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tidak mencibir ataupun menyindir para Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang gagal bersaing di Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014 lalu.

Kata dia, hasil suara pada Pemilu kemarin, harus dihargai sebagai sebuah hasil dari pilihan rakyat, meskipun banyak faktor dan lain hal dari pemilihan tersebut.

“Yang gagal bisa jadi calon deleg-deleg. Tapi itulah Pemilu, sebuah dinamika politik yang tinggi. Kita harus belajar menghargai pilihan rakyat,” kata Hajriyanto, dalam helatan diskusi mingguan di warung daun Cikini, Sabtu (26/4/2014).

Kalah dalam pemilihan, kata Hajriyanto, memang menimbulkan kekecewaan yang mendalam. Tapi kekecewaan itu harus bisa dijadikan sebagai bagian dari pesta politik demokrasi. Artinya, Caleg yang gagal harus bisa menerima hasil keputusan tersebut.

Karena Pemilu merupakan bagian dari wujud kedaulatan rakyat. Meskipun lagi-lagi Hajriyanto memaparkan faktor seperti politik transaksional, politik uang dan amplop tidak bisa dihilangkan.

“Transaksional, politik uang dan amplop itu merupakan salah satu faktor saja. banyak suara pilihan rakyat murni yang datang bukan dari faktor diatas. Salah satunya saya yang menang mutlak   di kabupaten Karanganyar. Karena saya memang putra daerah,” tandasnya. []