Golkar Akan Ajukan Duet Capres – Cawapres dari Internal Partai

46

JAKARTA, WB – Partai Golkar sampai saat ini belum menentukan mitra koalisinya dengan partai lain untuk mengusung kadernya menjadi Calon Presiden (Capres). Namun siapun nanti partainya yang akan terpilih Golkar akan minta berkoalisi tidak hanya di pemerintah pusat tetapi juga di daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Golkar, Indra J Piliang. Menurutnya, tradisi partainya memang selalu dekat dengan penguasa, ia tidak ingin partainya kuat di tingkat pusat tapi juga di daerah dengan membangun koalisi permanen.

“Koalisi permanen yang kami bentuk bisa saja mendorong calonnya jadi Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Di beberapa daerah, partai-partai itu pasti sangat butuh Golkar. Jadi konteks koalisi bukan koalisi kabinet, tapi pusat dan daerah,” ujarnya Senin (21/4/2014).

Mengenai, pencapresan Aburizal Bakrie (ARB), Piliang menyadari masih ada sedikit perbedaan pendapat, meski begitu ia menegaskan kemungkinan Golkar juga akan mengangkat Calon Wakil Preside (Cawapres) nya dari internal partai Golkar.

“Kami sedang mencari orang yang mampu angkat elektabilitas, dan memiliki chemistry dengan Aburizal. Barangkali sosok itu cocok dari internal partai,” katanya.

Lebih lanjut, Indra mengatakan, cawapres yang akan dipilih Partai Golkar berasal dari kalangan muda. Hal itu untuk menunjang elektabilitas ARB, dan diyakini akan mempengaruhi Pilpres 2019 mendatang.

“Kalau bisa Cawapresnya muda dan bisa diajukan lagi sebagai capres lima tahun mendatang,” jelasnya.

Namun Piliang menggaris bawahi, duet Capres dan Cawapres dari internal Partai Golkar bisa terwujud jika Partainya bisa memperoleh 112 kursi di DPR. Jika tidak bisa, Golkar akan mencari alternatif lain yakni tetap menawarkan capres dan cawapres dari internal Golkar kepada partai lain. []