Honor Linmas Jaga TPS Akan Disetujui Kemenkeu

169

JAKARTA, WB –  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyetujui anggaran untuk membayar personil Pelindungan Masyarakat (Linmas) sebagai tenaga keamanan saat Pemilu yang sempat diajukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa waktu yang lalu.

Komisioner KPU, Arief Budiman menyatakan, anggaran sebesar Rp 1,3 triliun tersebut  dipersiapkan buat membayar dua orang petugas Linmas untuk menjaga keamanan di setiap lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 545.791 TPS seluruh Indonesia.

“Persetujuan dari Kemenkeu sudah keluar. Karena sudah keluar kemudian KPU menindaklanjuti mengirimkan surat ke KPU kabupaten/kota dan KPU provinsi langkah-langkah apa yang mereka lakukan,” ujar Arief di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (27/03/2014).

Oleh karena itu, lanjut Arief, kewajiban KPU RI  langsung menginformasikan kepada KPU Provinsi dan Kabupaten/kota untuk melakukan rekrutmen calon petugas Linmas. Dia juga menjelaskan, perekrutmenan Linmas dilakukan oleh petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat kelurahan dan diperkirakan akan sampai kemasing-masing kelurahan di Indonesia tanggal 3 April 2014.

“Perkiraan anggaran itu sampai ke DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) KPU kabupaten-kota itu 3 April,” ungkapnya.

Meski anggaran Linmas masuk dalam DIPA KPU pusat, namun pihaknya tengah mempersiapkan revisi soal anggaran tersebut untuk diserahkan kepada KPU kabupaten/kota sebelum anggaran tersebut dicairkan.

Sementara itu, KPU memastikan dengan anggaran 1,3 triliun akan digunakan untuk membayar Linmas dan menambah anggaran pembangunan TPS untuk pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden selama dua putaran.

“Jika pilpres hanya satu putaran, maka dana sisa tersebut akan dikembalikan kepada negara,”pungkas Arief. []