Jika Terbentuk, Ini Rintangan Poros Tengah

43

JAKARTA, WB – Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar menjelaskan bahwa, didalam pembentukan koalisi poros tengah sudah tidak dikenal lagi dikotomi Islam atau non Islam. Soal dikotomi, kata Marwan, sudah lama mulai luntur. 

“Memang tidak ada dikotomi, dalam konteks kepartaian, dikotomi sudah mulai luntur. Toh kalau umat Islam mayoritas, justru mereka bukan memilih partai Islam tetapi nasionalis,” ujar Marwan saat menjadi pembicara dalam dialog mingguan di warung daun, Sabtu (19/4/2014).

Walau begitu, Marwan tetap memberikan dukungan jika memang poros itu nantinya akan terbentuk. Sebab saat ini tidaklah mudah untuk menggalang koalisi poros tengah, karena akan terganjal oleh beberapa faktor. 

Marwan menambahkan, faktor-faktor yang akan membuat halangan dari terbentuknya koalisi poros tengah adalah masih tidak adanya tokoh atau figur yang akan dimunculkan. Disisi lain, waktunya sendiri yang terbilang mepet jika nanti akan memunculkan tokoh tersebut.

“Masalah kedua itu soal figur. Saat ini figur belum ada tokoh dari Islam yang mampu menandingi dari Nasionalis, disisi lain soal waktunyapun sudah sangat mepet. Pendaftaran capres itu tanggal 19 Mei, dan itu agak sulit,” ujarnya.

Masalah finansial, lanjut Marwan, akan menjadi masalah ketiga jika memang poros ini lanjut berjalan. Pasalnya finansial untuk posisi capres, akan memakan dana yang tidak sedikit.

“Kita realistis bahwa untuk dana pencalonan presiden itu sangat besar. Media, iklan, timsukses dan lainnya, itu pastinya akan menelan biaya yang tidak sedikit,” pungkas Marwan. []