Jokowi Janji Benahi Manajemen Traffic Bandara Halim

105

JAKARTA, WB- Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) akan persiapkan solusi atas kritikan berbagai pihak atas dioperasikanya landasan udara (Lanut) Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur sebagai Bandara komersil.

Setelah diresmikan pada Jumat (10/1/2014) kemarin sejumlah kritikan muncul dari berbagai kalangan antara lain menyebutkan akan terjadi kemacetan panjang dijalanan menuju ke Bandara. Selain itu jalanan yang sempit serta infrastruktur sperti lahan parkir bagi pengunjung dinilai kurang memadai dan masih banyak kritikan mengenai dioprasikannya Lanut Halim yang semula merupakan Pangkalan Udara Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI).

Jokowi menyebutkan langkah yang akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta akan memberikan fasilitas angkutan massal yang dapat langsung terintegrasi dengan Bandara Halim. Selain itu akan ada pelebaran jalan yang menghubungkan jalan arteri dan tol MT. Haryono menuju Bandara.

“Oleh sebab itu kemarin kita cek yang pertama nanti ada station yang menuju kesna, yang kedua infrastruktur jalannya dilebarkan udah itu saja,” kata Jokowi saat ditemui diarea Rumah Dinas Gubernur di Menteng, Jakarta Selatan, Sabtu (11/1/2014).

Selain itu masalah yang akan ditimbulkan adalah kemacetan yang lebih parah lantaran terdapat persimpangan dimana untuk sekarang ini sudah cukup macet. Sehingga langkah antisipasi Pemda DKI Jakarta akan mengatur lalu lintas yang merupakan area pemukiman warga. Selain itu mantan Walikota Solo ini telah memerintahkan dinas terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub)dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengerjakan sesuai perintahnya saat dilapangan.

“Ya nanti manajemen traffic-nya juga diatur kita kemarin sudah ajak kelapangan semuanya untuk menunjukkan Dishub-nya PU-nya kerja yang mana kerja yang mana, sudah,” ujar Jokowi.

Menurut kader PDI Perjuangan ini mengarahkan saat dilapangan lebih efektif dan efisien ketimbang harus dilakukan rapat kordinasi. Dalam kesempatan peresmian kemarin Jokowi berserta jajaranya meninjau langsung dilapangan apa saja yang harus dibenahi apabila Bandara Halim benar-benar beroprasi secara maksimal.

“Perintah dilapangan itu paling gampang ditangkap dan paling gampang cepet dilaksanakan,” pungkasnya.[ ]