Kapolri : Rp 1 Triliun Masih Kurang Untuk Amankan Pemilu

92

JAKARTA, WB – Pemerintah telah mencairkan anggaran pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 sebesar Rp1 triliun. Namun anggaran sebesar itu masih dianggap kurang oleh Kapolri.

Kapolri Sutarman mengaku anggaran tersebut masih dirasa kurang dalam menjaga keamanan Pemilu, sehingga harus mengurangi volume kegiatan pengamanan petugas. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi III, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/01/2014).

“Rp 1 triliun belum mengakomodir kebutuhan (pengamanan- red). Akibatnya, terjadi pengurangan volume kegiatan pengamanan petugas,” ujar Sutarman.

Dengan anggaran yang dinilai minim ini, Sutarman mengatakan harus menggandeng Kementerian Dalam Negeri dengan melibatkan Linmas. Kendati begitu Polri masih merasa kekurangan dana sebesar Rp 600 miliar untuk pelaksanaan pengamanan Pemilu 2014 nanti.

“Kerjasama dengan Kemendagri, Linmas akan diperbantukan untuk menurunkan jumlah anggaran dan setidaknya masih butuh Rp 600 miliar untuk dana pengamanan,” akunya.

Lebih lanjut Sutarman mengharap dalam pencairan anggaran pengamanan Pemilu, DPR dapat mempermudah dan dipercepat. “Semoga anggaran cepat masuk DIPA, kita lebih tenang,” harapnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar menyebutkan Polri memerlukan anggaran Rp1,28 triliun untuk pengamanan Pemilu legislatif.

Sedangkan untuk anggaran pengamanan Pemilu presiden hingga putaran kedua, Polri memerlukan anggaran sebesar Rp1,146 triliun. Namun, jika nantinya pelaksanaan Pemilu presiden hanya cukup satu putaran, maka tidak sepenuhnya anggaran yang diajukan akan dicairkan. []