KUI Ingin Partai Islam Bersatu

68

JAKARTA, WB – Ketua pelaksana Koalisi Umat Islam, Ust. Bactiar Nasir siap menggalang koalisi partai-partai Islam. Menurutnya, hasil suara signifikan yang diperoleh partai-partai Islam dalam Pileg 2014 lalu sangat berpotensi untuk menghasilkan para pemimpin potensial dari partai Islam.

“Konsolidasi koalisi parpol Islam ini sengaja dibentuk untuk menampung aspirasi suara rakyat bawah, terkait signifikannya suara partai Islam di Pemilu. Atas itu kita akan menampung suara aspirasi rakyat dengan menggalang koalisi partai-partai Islam,” ujar Bactiar dalam jumpa persnya dibilangan Cikini, Kamis Petang (17/4/2014).

Bachtiar menjelaskan, pertemuan koalisi partai Islam yang digalangnya itu semata-mata sebagai bentuk harapan dari suara rakyat bawah yang memang berharap agar partai-partai Islam dapat bersatu dan tidak terikat dengan kontrak-kontrak politik.   

Pasalnya sejauh ini Bachtiar menghawatirkan kalau sebagian besar partai-partai Islam telah melakukan kontrak politik jauh kebelakang, bahkan sebelum dilaksanakannya Pileg 2014.

“Kontrak-kontrak atau komitmen itu jelas bukan untuk kepentingan umat dan rakyat, sebab kontrak-kontrak itu jelas hanya mementingkan kepentingan golongan dan keluarganya,” kata Bachtiar.

Lebih jauh Bachtiar menjelaskan, kalau koalisi umat Islam yang digagasnya ini, enggan dikaitkan sebagai koalisi poros tengah atau koalisi jilid II, sebab yang digagasnya ini adalah koalisi kerjasama antar partai-partai yang berhaluan islam.

Dalam pertemuan yang dilakukan di sebuah rumah mewah di bilangan Cikini itu, Bachtiar menyebut dihadiri oleh sejumlah nama tokoh-tokoh Nasional seperti Amien Rais, Anis Matta, dan Mahfud MD.

“Pertemuan ini sebagai lanjutan dari konsolidasi sebelumnya. Dan gagasan ini sendiri sudah disetujui oleh tokoh-tokoh seperti Jusuf Kalla, Anis Matta, Amien Rais dan Din Syamsuddin,” pungkas Bachtiar.[]