Li Zhibing, Pria Bertanduk dari Tiongkok

93

WARTABUANA – Li Zhibing, pria berusia 62 asal Tiongkok ini memiliki tanduk yang tumbuh di leher bagian belakang. Selama 30 tahun dia harus rutin memotong tanduknya dua kali dalam setahun.


Keanehan yang dialami  Zhibing  berawal sejak tahun 1980. Tiba-tiba saja muncul sesuatu mirip tanduk hewan di leher bagian belakang.  Makin hari tanduk  itu tumbuh dengan cepat. Agar tidak makin membesar, Zhibing dibantu temannya memotong tanduk itu dua kali dalam setahun.

 

Zhibing pernah berobat ke dokter. Dia juga pernah mencoba pengobatan herbal menggunakan tumbuhan obat yang diambil dari pegunungan di dekat rumahnya. Dugaan sementara, sesuatu yang tumbuh di leher Li itu berasal dari keratin, zat protein yang menumbuhkan rambut dan kuku. Namun tonjolan yang dialami Li itu sangat jarang terjadi.

 

Pria yang menetap di Shiyan, provinsi Hubei, ini pernah membiarkan tanduknya itu tumbuh hingga 15 cm. Akibatnya dia mengalami demam dan lehernya bengkak.  “Karena itulah saya harus rutin memotongnya,” ujar Zhibing.

 

Zhibing mengaku, keberadaan tanduk itu tidak merepotkan, kecuali saat keramas dan memakai baju. Tanduk yang dimiliki oleh Zhibbing nampak seperti balok kayu atau karang yang tidak lazim. Beberapa orang mencurigai kelainan pada Zhibbing yang memungkinkan munculnya tanduk kulit tersebut karena adanya penumpukan protein keratin. []