Mantan Direksi Dharma Jaya Diperiksa Kejagung

33

JAKARTA, WB – Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan penyidikan perkara tindak pidana korupsi penggunaan anggaran di BUMD PD. Dharma Jaya pada tahun 2010 sampai 2011.
 
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi menyatakan, tim penyidik telah mengagendakan pemeriksaan terhadap tiga orang Saksi, yaikni, Irma, mantan pejabat biro direksi rumah pemotongan hewan, Drh. Agus Indrajaya, mantan direktur usaha rumah pemotongan hewan dan Dr. Basuki Ranto, mantan direktur administrasi dan keuangan rumah pemotongan hewan
 
“Ketiga orang saksi tersebut, sekitar pukul 09.00 Wib hadir memenuhi panggilan penyidik,” ujar Untung, di gedung Kejasaan Agung, Senin (21/4/2014) malam.

Menurut Untung, Saksi Irma, diperiksa mengenai pengeluaran kas biro direksi tahun 2010 sampai 2011, ungkapnya sambil melanjutkan, saksi Agus Indrajaya diperiksa terkait tugas, pokok dan fungsinya pada saat menjalankan tugas, pertanggungjawaban pengeluaran kas melalui staf biro direksi, dan proyek yang dilakukan antara PD. Dharma Jaya dengan pihak swasta.

Lebih lanjut mantan Kejari Jakarta Selatan ini menyatakan, untuk saksi Basuki Ranto diperiksa terkait tugas, pokok dan fungsinya pada saat menjalankan tugas, pertanggungjawaban penggunaan anggaran perusahaan PD. Dharma Jaya, dan proyek yang dilakukan antara PD. Dharma Jaya dengan pihak swasta, tandasnya. [ti]