Mantan Ketua BPK RI Jadi Rektor IBI Kesatuan

43

WARTABUANA – Mantan Ketua Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) Republik Indonesia  Prof. Dr. H. Moermahadi Soerja Djanegara  dilantik sebagai Rektor Institut  Bisnis dan  Informatika (IBI) Kesatuan pada 9 Januari 2020 di Bogor, Jawa Barat.

Dalam sambutannya ia mengatakan, selama rentang waktu 48 tahun, IBI Kesatuan selalu berkomitmen pada kualitas pendidikan yang selaras dengan perkembangan zaman untuk melahirkan insan berkualitas serta memberi sumbangsih berharga untuk peradaban.

IBI Kesatuan yang  mulai beroperasi sejak tahun 1972 di Bogor awalnya bernama Akademi Tata Laksana Kesatuan, kemudian berubah menjadi Akademi Manajemen Kesatuan (AMK), akhirnya melebur menjadi STIE Kesatuan. Kemudian terus bertranformasi hingga menjadi  Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kesatuan yang memiliki tiga fakultas dengan sembilan program studi.

Selain menjalin kerjasama dengan mitra nasional, IBI Kesatuan serta menjalin kerja sama internasional dengan berbagai lembaga pendidikan tinggi, yaitu Asia Pacific University Malaysia, Universiti Utara Malaysia, Avans University Belanda, dan juga serta Wako University Jepang. Selain itu, IBI Kesatuan serta mengirimkan mahasiswa dan juga serta mahasiswinya di di dalam kegiatan Winter Camp di China pada tahun 2018.

Acara pelantikan itu dihadiri Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto yang memberikan apresiasi dan berharap IBI Kesatuan bisa menghasilkan lulusan yang kompetensi dibutuhkan Kota Bogor di bidang Pariwisata dan Teknologi  Informasi.

Guru Besar Akuntansi ini menyebut, era teknologi informasi  yang menembus batas ruang, waktu, dan juga serta teritorial menjadi perhatian utama IBI Kesatuan untuk mengembangkan pola pendidikan berkualitas sesuai dengan standar mutu nasional maupun internasional.

Selama masa Pandemi Covid-19 ini, IBI Kesatuan sudah merancang metode perkuliahan dengan kombinasi antara tatap muka dan online.

Satu hal istimewa yang sudah jarang dilakukan perguruan tinggi lain adalah pemberian materi budi pekerti  kepada mahasiswa. Tujuannya agar generasi penerus bangsa ini lebih bermartabat dan beretika saat menjalankan pekerjaan dan profesinya.