Mulai Hari Ini Semua Orang Harus Pakai Masker

27
Ilustrasi / ist

WARTABUANA – Mulai hari Minggu (5/4/2020) semua warga negara Indonesia harus menggunakan masker jika akan keluar rumah. Hal itu dilakukan sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Hal itu disampikan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat  pada konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Minggu (5/4/2020). “Semua harus menggunakan masker. Masker bedah dan masker N95 hanya untuk petugas kesehatan. Gunakan masker kain, Ini menjadi penting karena kita tidak pernah tahu orang tanpa gejala didapatkan di luar,” ujar Yuri.

Menurut Yuri, penting bagi seluruh masyarakat untuk menggunakan masker, karena ketika seseorang berada di luar rumah akan ada banyak sekali ancaman penularan virus.

Disarankan, penggunaan masker kain tidak lebih dari empat jam. Setelahnya, masker harus dicuci menggunakan sabun dan air dan dipastikan bersih sebelum dipakai kembali. “Lindungi diri kita, semua menggunakan masker pada saat keluar rumah terutama,” ujar Yuri.

Di samping itu, Yuri juga tetap mengingatkan pentingnya jaga jarak pada saat berkomunikasi, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta tidak keluar rumah jika tak ada kepentingan yang mendesak.

“Karena kita tidak pernah tahu bahwa di luar banyak sekali kasus yang memiliki potensi untuk menularkan ke kita,” katanya.

Dikhawatirkan bahwa masih banyak orang yang terkonfirmasi positif corona berkeluyuran di luar dan tanpa kita sadari orang tersebut membawa virus corona melalui droplet. Maka demikian, masker penting untuk digunakan.

Lebih lanjut, ia cukup perihatin dengan angka kenaikkan kasus positif di Indonesia tiap harinya karena masyarakat yang kurang peduli dengan penggunaan masker. Kasus positif di Indonesia dilaporkan telah terjadi penambahan kasus sebanyak 181 sehingga saat ini kasus yang terkonfirmasi positif sebanyak 2.273.

Sementara itu, jumlah kasus yang sembuh sebanyak 14 orang sehingga total 164 orang. Lalu, kasus yang meninggal bertambah  7 orang, sehingga jumlahnya menjadi 198 orang.[]