Pileg Jangan Seperti Sabung Ayam

76

JAKARTA, WB – Pemilu Legislatif (Pileg) telah memasuki rekapitulasi penghitungan surat suara di KPUD, banyak tokoh-tokoh pesohor yang dulu sudah pernah merasakan empuknya kursi DPR, kini terancam tidak bisa kembali lagi ke Senayan.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Amant Nasional (PAN) Didik J Rachbini menilai sebagai fenomena yang wajar karena politik sama halnya dengan roda kehidupan ada yang menang ada yang kalah selalu berputar.

Didik meminta, Pemilu tidak dipandang sebagai hal primitif, bagi yang kalah harus bisa menerima dan tidak membabibuta layaknya pertarungan sabung ayam.

“Kita tidak boleh seperti penyabung ayam yang kalah harus disembelih. Baik yang menang ataupun yang kalah harus sama-sama menerima,” ujarnya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (26/4/2014).

Menurut Didik, cara pandang yang dipakai harus lebih modern, seperti para klub sepak bola yang bertanding dalam setiap laga besar pasti ada yang menang dan kalah, tapi semua saling menghormati.

“Yang kalah kan puluhan ribu dari caleg-caleg di Indonesia. Cara pandangnya modern (seperti) (Bayern) Munchen lawan (Real) Madrid (dalam liga Champions). (Walau kalah) Munchen-nya hormat pada Madrid,” jelasnya.

Adapun, jika dinilai banyak terjadi kecurangan dalam proses pengitungan suara, boleh dicurigai dan melakukan protes kepada DKPP.  Selagi ada bukti yang kuat, namun ia menambahkan tetap mengunakan cara yang santun. []