Pimpinan KPK Mangkir Dari RDP

98

JAKARTA, WB- Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membahas kinerja KPK batal digelar pada hari ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi III DPR RI, Pieter Zulkifli Simabuea yang menyatakan ditunda. “RDP dengan KPK ditunda,” tukas Pieter di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/11/2013).

Pieter mengaku penundaan RDP tersebut lantaran beberapa pimpinan KPK berhalangan hadir. “Ada sejumlah pimpinan KPK yang tidak bisa hadir,” kata politikus Partai Demokrat ini.

Seperti diketahui, lima pimpinan KPK selalu lengkap ketika menghadiri RDP. Karena itu, apabila salah satu pimpinan berhalangan, maka KPK tidak akan memenuhi undangan RDP.
 
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin juga mengatakan bahwa agenda RDP diganti dengan rapat internal Komisi III terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, rapat internal itu berlangsung tertutup.
 
“Rencana memang ada RDP dengan KPK, tapi KPK berhalangan hadir. Kita ganti dengan rapat intern soal Perppu MK,” terang Aziz
 
Dia menambahkan,rapat pembahasan Perppu baru bersifat terbuka jika dilakukan dengan menteri-menteri terkait. “Rapat intern ini hanya atur jadwal, mekanisme pembahasan,” ucapnya.
 
Ketua DPP Partai Golkar (PG) itu mengakui bahwa sebagian anggota Komisi III bakal menolak Perppu. Saya secara informal dengar arahnya Perppu mau ditolak. Tapi nanti saya sebagai pimpinan Komisi III akan minta pandangan anggota dan fraksi-fraksi secara tertulis,” tutup Aziz.[ ]