Poros Tengah Akan Hadirkan Capres Alternatif

42

JAKARTA, WB – Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, menegaskan kalau partainya tidak pernah ragu dalam membentuk gabungan poros tengah. Menurutnya, pembentukan poros tengah, sama sekali bukan dalam bentuk dikotomi, tetapi sebuah aspirasi rakyat.

“Ini bukan dikotomi Islam atau bukan Islam, tetapi bentuk perjuangan dari aspirasi rakyat yang telah memilih para wakilnya diparlemen,” ujar Hidayat Nur Wahid,” dalam dialog mingguan di warung daun Cikini, Sabtu (19/4/2014).

Hidayat mengakui, kalau pembentukan koalisi partai Islam saat ini memang tengah dilakukan. Dimana ide atau gagasannya sendiri, berawal dari pembicaraan beberapa petinggi ormas Islam dan juga petinggi partai politik.

“Pembentukan ini bukan ragu-ragu, tetapi memang sudah tekad dimana digagas oleh koalisi umat Islam yang dipimpin oleh ustadz Bachtiar Nasir,” ujar Hidayat.

Sejauh ini perjalanan koalisi poros tengah tersebut kata Hidayat, sudah dalam tahap pembicaraan-pembicaran antar parpol politik Islam dan juga ormas Islam seperti MUI, ICMI, KAMMI, HMI dan ormas lainnya. Peran ormas Islam disini meminta dan mendesak partai agar  bisa menghadirkan tokoh Islam sebagai capres alternatif nantinya.

“Poros ini jika digabungkan akan menjadi suara besar diatas 32 persen, itu menjauhi suara partai pemenang sekalipun,” kata Hidayat.  []