PPP Muktamar Setelah Pelantikan Presiden

100

JAKARTA, WB – Sekjend Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy memberikan penjelasan bahwa sebelum pelaksanaan pagelaran muktamar, maka partai berlogo Kabah ini akan tetap konsisten berada dalam barisan Koalisi Merah Putih (KMP) dan berada diluar pemerintahan.

 

“Koalisi atau tidak itu hanya dibicarakan didalam internal partai di DPP,” papar politisi yang menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPR-RI itu, Senin (1/9/2014).

 

Politisi kelahiran Sleman ini menjelaskan, saat ini berbagai keputusan yang akan diambil oleh PPP, adalah keputusan yang dikeluarkan dalam pagelaran rapat DPP. Itu artinya berbagai keputusan yang berkembang diluar DPP bukanlah suara partai.

 

“Saat ini tidak ada rapat DPP yang membahas arah perubahan koalisi. PPP masih konsisten dalam KMP,” tutur pria yang pernah menjabat sebagai staf menteri koperasi dan UKM ini.

 

Politisi jebolan Institut Tehnologi Bandung (ITB) ini menambahkan,  DPP belum mengambil sikap terkait adanya klaim dan desakan yang di suarakan oleh forum perduli partai (FPP) yang didukung oleh 22 DPW, yang begitu getol supaya segera dilaksanakan muktamar.

 

“Muktamar tidak akan digelar sebelum pelantikan presiden. Keputusan ini sesuai Mukernas di Bogor,” tegas Romi, sapaan akrabnya. []