Prabowo Akan Hadiri May Day Bersama Ribuan Buruh

88

JAKARTA, WB – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto rencananya akan ikut memperingati May Day bersama  500 ribu buruh di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Ia mengatakan kedatangan Prabowo tidak lain ingin memberikan perhatian kepada nasib buruh yang selama ini dinilai banyak yang masih miskin karena upah minimum.

“Insya Allah nanti, Pak Prabowo akan hadir bersama kami dalam aksi May Day di GBK,” ujar Iqbal, Kamis (1/5/2014).

Menurut Iqbal peringatan hari buruh yang jatuh pada 1 Mei ini, tepat pada gejolak politik di Indonesia yang sebentar lagi akan memasuki era baru, presiden baru dan pemerintahan yang baru. Untuk itu, Iqbal berharap presiden kedepan adalah orang mau berkerja memperjuangankan nasib buruh.

“Harapan saya siapapun yang terpilih nanti, bisa memperhatikan nasib buruh dengan penghidupan yang layak,” katanya.

Iqbal menjelaskan, nantinya Prabowo akan menandatangani 10 tuntuntan buruh yang isinya memuat tentang pokok-pokok persoalan para buruh di Indonesia. Ia mengaku sebenarnya semua calon Presiden yang telah diusung oleh Parpol, telah diundang. Namun, hanya Prabowo yang bisa menyanggupi untuk hadir dalam acara tersebut.

“Sudah, semua sudah kami undang tapi tidak ada yang mau,” katanya.

Diketahui, hari ini puluhan ribu buruh dari Jabotabek telah berkumpul memadati Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta, mereka akan melakukan aksi damai dengan Long March ke Istana Negara, Kantor Gubernur DKI Jakarta, dan terakhir di Stadiun Gelora Bung Karno Senayan.

Untuk itu, Iqbal menghimbau atau meminta maaf  kepada seluruh masyarakat untuk menghindari beberapa titik yang nantinya akan menjadi lokasi aksi buruh pada perayaan May Day agar tidakk terjadi kemacetan yang panjang.

Adapun 10 Tuntutan buruh tersebut adalah.

 1. Naikkan upah minimum 2015 sebesar 30 % dan Revisi KHL menjadi 84 Item.

 2. Tolak Penangguhan Upah Minimum

 3. Jalankan Jaminan Pensiun Wajib bagi buruh pada Juli 2015.

 4. Jalankan Jaminan Kesehatan seluruh rakyat dengan cara cabut permenkes 69/2013 tentang tarif, ganti *INA CBG`s* dengan *Fee For Service*, audit BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

 5. Hapus Outsourcing, khususnya outsourcing di BUMN dan pengangkatan sebagai pekerja tetap seluruh pekerja Outsourcing.

6. Sahkan RUU PRT dan Revisi UU Perlindungan TKI No 39/2004.

 7. Cabut UU Ormas ganti dengan RUU Perkumpulan.

 8. Angkat Pegawai dan guru Honorer menjadi PNS, serta subsidi Rp 1 Juta per orang/per bulan dari APBN untuk Guru Honorer.

 9.Sediakan Transportasi Publik dan perumahan Murah untuk Buruh.

 10. Jalankan Wajib belajar 12 Tahun dan bea siswa untuk anak Buruh hingga Perguruan Tinggi.

Nantinya, selain 100 ribu massa buruh, acara May Day ini juga akan dihadiri oleh 10 ribu guru honorer dan tenaga honorer dari seluruh Indonesia serta ratusan perwakilan Mahasiswa. []