Prabowo – Maffud MD, Pasangan Ideal

65

JAKARTA, WB – Peta situasi politik menjelang Pemilu Presiden (Pilpres) pada 9 Juli mendatang masih belum terlihat jelas. Pasalnya semua Calon Presiden (Capres) yang akan diusung tiga parpol Pemenang Pemilu Legislatif sampai saat ini belum ada yang Calon Wakil Presiden (Cawapres) nya.

 

Menanggapi hal tersebut, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila Andi Faisal Bakti menilai sosok kepemimpinan Mahfud MD sangat cocok jika digaetkan dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerinda Prabowo Subianto untuk maju dalam Pilpres 2014.

 

Menurut Andi, sebagai orang terlahir dalam dunia santri dan budaya agama yang kental di Madura, Mahfud mencerminkan sosok pemimpin yang religius sekaligus nasionalis. Selain itu ia juga juga seorang akademisi yang ahli dalam bidang hukum.

 

“Kolaborasi pemimpin nasionalis dan religius ini perlu, Pak Mahfud memahami ilmu agama yang bagus,” ujar Andi di Jakarta, Kamis (24/4/2014).

 

Sedangkan Prabowo, dinilai memiliki sikap yang tegas. Ia banyak mendapatkan dukungan dari masyarakat karena punya gagasan yang bagus mengenai ekonomi kerakyatan. Oleh karenanya Andi menganggap keduanya merupakan pasangan ideal.

 

“Kalau Pak Mahfud bisa berpasangan dengan Prabowo itu lebih bagus, Prabowo programnya jelas dengan ekonomi kerakyatannya,” terangnya.

 

Andi menjelaskan, persoalan pokok yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia adalah minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang bisa diandalkan untuk mengelola kekayaan alam Indonesia yang jumlahnya begitu banyak, sehingga tidak muncul lagi kekhwatiran Sumber Daya Alam (SDA) ini dirampok oleh orang asing.

 

“Komitmen kepada pengelolaan SDM dan teknologi penting, untuk jadi perioritas presiden selanjutnya,” terang dia.

 

Dengan demikian, Andi menilai Prabowo dan Mahfud MD menjadi perpaduan karakter yang bisa memenuhi unsur-unsur tersebut. Keduanya dinilai punya kemampuan yang bagus untuk memecahkan segala permasalahan bangsa Indonesia. “Prabowo dan Mahfud MD pasangan yang pas, dari sekian banyak tokoh-tokoh nasional,” pungkasnya. []