Pria Ini Terobsesi Mirip Boneka Ken

206

WARTABUANA – Rodrigo Alves, seorang pemuda Inggris menghabiskan uang miliaran rupiah agar ia mendapatkan penampilan seperti boneka Ken, pasangan Barbie.

 

Bekerja sebagai pramugara, pria kelahiran Brazil itu sebenarnya punya wajah yang tampan. Namun ia mulai keranjingan operasi plastik dan ingin punya wajah seperti boneka Ken.

 

Hingga saat ini, Rodrigo mengaku telah melakukan lebih dari 20 kali operasi untuk mengubahnya jadi Ken. Diantaranya yaitu operasi hidung, sedot lemak pada bagian rahang, implan di beberapa bagian tubuh, serta operasi pembentukan six pack pada tubuh.

 

Ia juga rutin melakukan suntik botox dua kali setahun, minum tablet kolagen dan juga suplemen penumbuh rambut secara rutin untuk menjaga penampilannya.

 

Walaupun kenyataannya obsesi Rodrigo justru membuat wajahnya jadi aneh, ia tetap bangga dan puas dengan penampilannya tersebut. Menurut pria berusia 30 tahun ini, bentuk Ken yang ideal tidak heran membuat dirinya ingin tampil seperti boneka pasangan Barbie itu.

 

Namun obsesi Rodrigo sempat membuatnya hampir kehilangan nyawa. Bulan Januari lalu, Rodrigo harus menjalani perawatan intensif setelah mengalami infeksi berat akibat suntikan gel di bagian lengan.

 

Saat itu Rodrigo dirawat selama 3 minggu di rumah sakit dan bahkan hampir saja harus menjalani amputasi. Menurut dokter, jika bakteri telah menginfeksi jantung, ia bisa tidak tertolong lagi.

 

Pengalaman mengerikan ini membuat Rodrigo kembali ke Inggris dan menemui psikiater. Saat itu ia didiagnosa menderita body dysmorphia, kondisi dimana seseorang mengalami obsesi berlebihan terhadap tubuhnya dan selalu merasa penampilan kurang sempurna.

 

Walaupun pernah hampir mati akibat operasi, Rodrigo tetap menyatakan ingin mengubah fisiknya sesempurna mungkin. Entah apakah penyakit kejiwaan yang dialami rodrigo dapat diobati dengan terapi.

 

“Sangat sulit mengontrol keinginan memiliki tubuh super sempurna. Saat ini saya masih ingin punya bentuk bokong yang sempurna, ukuran bahu yang lebih bidang, dan pembentukan hidung lagi,” ujarnya. []