Priyo Cocok Dilamar Jadi Cawapres

102

JAKARTA, WB – Politikus senior partai Golkar, Zainal Bintang menyebut Priyo Budi Santoso bisa jadi `kuda hitam`, jika ada partai politik (Parpol) yang mau mengusungnya sebagai calon wakil presiden (Cawapres) dalam pesta demokrasi kedua tahun ini di Pemilu Presiden (Pilpres) 2014.

Zainal beralasan karena wakil DPR RI itu sudah memiliki segudang pengalaman yang cukup baik dalam bidang pemerintahan maupun dalam bidang organisasi, di mana Priyo pernah menjabat sebagai ketua umum termuda Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR).

“Priyo itu bisa jadi kuda hitam. Dia pernah menjadi ketua umum termuda MKGR dan Kosgoro 1957,” kata Zainal dalam diskusi `Dinamika Internal Partai Jelang Pilpres 2014`, di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/4/2014).

Lebih lanjut, Zainal mengatakan jika Partai berlogo Pohon Beringin itu sebenarnya telah merestui sejumlah kadernya untuk dilamar oleh Parpol lain untuk menjadi Cawapres. Mereka diantaranya adalah Jusuf Kalla (JK), Akbar Tandjung, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Priyo Budi Santoso.

Namun dia mengingatkan, pilihan tersebut masih memerlukan pertimbangan dari Parpol lain yang menginginkan mereka menjadi Cawapres, di mana diakuinya jika Golkar lebih cenderung untuk memberikan kadernya kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Tergantung keinginan Jokowi (Joko Widodo, Capres dari PDIP). Kalau dia menolak yang tua, otomatis kan Pak JK dan Pak Akbar Tandjung jadi tertutup. Nah, Priyo mungkin bisa masuk di sini. Karena dia juga kan tokoh muda yang patut diperhitungkan,” katanya.

Senada dengan Zainal, Direktur Eksekutif Political Communication (PolcoMM) Institute, Heri Budianto mengatakan jika nama Priyo patut diperhitungkan lantaran namanya kerap muncul dan menjadi terfavorit dalam hasil survei yang dilakukan oleh pihaknya.

Misalnya dalam survei yang dilakukan PolcoMM Institute dari tanggal 24 Februari sampai dengan 4 Maret 2014 yang lalu, nama Priyo berada di urutan kedua, di bawah Jokowi dalam hal Capres muda terfavorit pilihan masyarakat.

“Menurut survei kami saat itu, dalam hal sosok Cawapres muda, nama Priyo berada di paling atas, mengalahkan Ali Masykur Musa, Hary Tanoesoedibjo, Gita Wirjawan, dan Anies Baswedan. Saya lupa persentasenya berapa,” tuturnya. []