Rapimnas Golkar Jadi Ajang Geser ARB

35

JAKARTA, WB – Politisi senior Partai Golkar, Zaenal Bintang menilai Rapimnas Partai Golkar yang akan berlangusng dalam waktu dekat ini akan dijadikan momentum untuk menggeser posisi Aburizal Bakrie (ARB) dari bursa Calon Presiden (Capres).

Hal itu, itu didasari dari banyaknya desakan petinggi Partai Golkar yang mendesak ARB untuk legowo melepas predikat Capres, mengingat elektabilitasnya yang rendah, sehingga dikhawatirkan akan kembali menurunkan suara Golkar.

“Mereka khawatir Golkar akan kalah kalau ARB memaksakan pencapresan dirinya. Ditambah lagi dengan rendahnya perolehan suara Golkar pada Pileg 9 April lalu,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (19/4/2014).

Zaenal menambahkan, Partai Golkar sebenarnya masih memiliki kader lain yang punya potensi besar untuk dijadikan Capres maupun Cawapres. Oleh karenanya Rapimnas nantinya akan mengoreksi kembali mengenai sosok ARB apakah dia layak atau tidak.

“Dan DPP Golkar didesak supaya melalui Rapimnas ini segera menggodok sosok Cawapres dari Golkar. Peluang jadi Cawapres terbuka untuk Akbar Tandjung, JK, Priyo Budi Santoso, dan figur lain dari internal Golkar,” papar dia.

Jika hal itu terjadi, Zaenal memprediksikan Rapimnas pada Mei mendatang akan berjalan alot, dan terjadi benturan kepentingan yang sangat kuat antar faksi yang pro maupun kontra dengan pencalonan ARB. 

“Lintas faksi itu, Kelompok AT, JK, AL (Agung Laksono) dan ARB sendiri, yang akan bertarung menggunakan pengaruh mereka untuk menguasai Partai Golkar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Zaenal mengatakan, jika seandainya pada forum Rapimnas mendatang ternyata Ical kalah, mau tidak mau haru ada evaluasi besar mengenai siapa sosok yang pantas mengaantikan ARB, jika tetap tidak menemukan maka Golkar akan kehilangan kesempatan emasnya.

“Jika ARB memaksakan diri maju jadi Capres, dan kalah, maka kader Golkar kehilangan peluang emas jadi Wapres. Hal inilah yg menjadi sumber ketegangan di internal Golkar,” pungkasnya. []