Ruhut: PDI-P Jangan Membolak Balikan Fakta

56

JAKARTA, WB-Juru Bicara DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul kambali mengkritik sikap elit Partai PDI Perjuangan yang mengatakan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono adalah penyebab dari kegagalan komunikasi antara Demokrat dengan PDIP karena SBY dianggap selalu menutup diri dengan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.


“Sekarang fakta dibolak-balik, Sekjen PDI-P Pak Tjahjo Kumolo bilang memangnya Bu Megawati anak buahnya Pak SBY,” kata Ruhut, Sabtu (4/10/2014).

 

Menurut Ruhut, yang sebenarnya terjadi adalah Megawati yang selalu menolak permintaan SBY untuk melakukan pertemuan secara empat mata. Ruhut menilai ketidakmauan Megawati lebih disebabkan karena masih ada rasa sakit hati atas peristiwa politik masa lalu.

 

Lebih jelasnya kata Ruhut, yakni saat Megawati kalah bertarung dengan SBY dalam pemilu presiden selama dua kali periode tahun 2004 dan 2009. Megawati disebut tidak siap menerima kekalahan itu, kondisinya sama dengan saat ini dimana Prabowo Subianto tidak siap menerima kekalahan pada Pilpres 2014 sehingga tak terjalin komunikasi dengan rivalnya yang menjadi presiden terpilih, Joko Widodo.

 

“Bu Megawati dengan Prabowo ini beti, beda-beda tipis. Prabowo juga tidak mau ketemu Jokowi karena menganggap Jokowi anak buahnya, dia (Prabowo) yang bikin Jokowi jadi Gubernur DKI (Jakarta)” terangnya.

 

Diketahui, kubu PDI-P dan Partai Demokrat sama-sama saling menyalahkan mengenai rencana pertemuan Megawati dengan SBY. Masing-masing pihak mengklaim memiliki iktikad baik untuk bertemu, tetapi tak dibukakan akses untuk mempermudah pertemuan antara kedua tokoh tersebut.[]