Serangan Jantung, Ayatollah Ali Rafsanjani Tutup Usia

112

TEHERAN, WB – Mantan Presiden Iran, Ayatollah Ali Akbar Hashemi Rafsanjani meninggal dunia. Rafsanjani meninggal karena serangan jantung. Rafsanjani meninggal di usia 82 tahun. Rafsanjani meninggal pada Minggu (8/1/2017) waktu setempat. Kepergiaan Rafsanjani.

“Ayatollah Hashemi Rafsanjani dibawa ke rumah sakit setelah mengalami serangan jantung dan lebih dari satu jam dokter berupaya untuk menyelematkannya namun tak berhasil,” kata Wakil Menteri Kesehatan Iran kepada kantor berita Fars, seperti dilansir Reuters, Senin (9/1/2017).
 

Warga berkumpul di depan rumah sakit lokasi Rafsanjani dirawat untuk terakhir kali. Sebagai tanda berkabung, saluran televisi negara memasang tanda hitam di sudut layarnya.

Putra Rafsanjani yang dipenjara atas tuduhan korupsi, Mehdi, tampak hadir di rumah sakit untuk memberi penghormatan terakhir pada jenazah ayahnya. Ia datang dengan dikawal polisi.

Rafsanjani merupakan tokoh kuat dan berpengaruh di Iran. Ia merupakan pemimpin dari Expediency Council, sebuah badan yang bertugas menyelesaikan sengketa antara Parlemen dengan Dewan Pelindung Konstitusi (Guardian Council).

Rafsanjani dikenal sebagai tokoh `pilar revolusi Islam` yang dibenci kelompok garis keras. Ia juga dikenal dengan kebijakan ekonomi yang pragmatis-liberalis, serta hubungan yang lebih baik dengan Barat.[]