Wina Armada Jadi Ketua Dewan Juri PARFI AWARDS 2020

218

WARTABUANA – Tim juri PARFI AWARDS 2020 yang diketuai Wina Armada Sukardi telah melakukan tahapan penjurian untuk 25 judul film yang lolos tahap verifikasi. Malam puncak PARFI AWARDS 2020 akan digelar pada 10 Maret 2020 di Prime Plaza Hotel, Sanur, Bali.

Rapat perdana, sekaligus pemilihan ketua dewan juri dilakukan di Gedung Film Lantai 7, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, pada Senin (17/01/2020).  Wina Armada Sukardi, jurnalis, praktisi hukum dan pemerhati film secara aklamasi ditunjuk sebagai ketua tim juri PARFI AWARDS 2020 didampingi aktris senior Yatti Surachman sebagai sekretaris.

Anggota dewan juri lainnya berasal dari beragam profesi, termasuk akademisi, mereka diantaranya, Ray Sahetapy, Rudy Soedjarwo, Suryandoro, Afrizal Anoda dan Arturo Gunapriatna P.

PARFI AWARDS 2020 akan memberikan penghargaan untuk 4 Genre film, seperti drama, horor, komedi dan laga/aksi. Hasil verifikasi telah memilih  film untuk genre drama diantaranya, 6,9 Detik, Analogi Rasa, Bumi Manusia, Dilan 1991, Dua Garis Biru, Keluarga Cemara dan Si Doel The Movie 2.

Genre komedi diantaranya,  Calon Bini, Ghost Writer, Imperfect, Laundry Show, My Stupid Boss 2, Orang Kaya Baru dan Yo Wis Ben 2. Sedangkan genre HOROR ada film yang lolos verifikasi seperti Danur 3, Dread Out, Kuntil Anak 2, Lampor, Makmum, Perempuan Tanah Jahanam dan Sekte. Dibarisan genre laga/aksi terpilih Hit & Run Foxtrot Six, Gundala dan Hanya Manusia.

Kenapa luar biasa? Pertama dari aspek pembiayaan sama sekali tidak membebani pemerintah atau negara. Jadi ini bukan duit dari APBN. Karena uangnya independen, maka sifat festivalnya juga independen, sehingga tidak bisa dipengaruhi siapapun

Menurut Firman Nurjaya selaku Ketua Panitia PARFI AWARDS 2020, lahirnya ide pemberian penghargaan ini tidak lepas dari perjalanan sejarah Festival Film Indonesia hingga Usmar Ismail Awards. “Dari sanalah muncul gagasan agar Parfi  mempunyai kegiatan awards juga. Kemudian kita kumpul bersama teman-teman sehingga lahirnya ide ini,” ungkap Firman Nurjaya.

Firman Nurjaya / Ketua Panitia Parfi Awards 2020 /mm

Firman menegaskan, akan banyak perbedaan dan keistimewaan PARFI AWARDS 2020 dibanding festival film lainnya, alah satunya dengan memasukkan 4 genre film dalam nominasinya.

Hal senada  juga disampaikan Wina Armada Sukardi. Menurutnya, PARFI AWARDS 2020 ini memiliki beberapa perbedaan. “Penghargaan bukan hanya diberikan untuk film terbaik saja, tapi juga sutradara terbaik, peran utama pria wanita terbaik, dan peran pembantu pria wanita terbaik dari semua genre film,” paparnya.

Wina menambahkan, bisa menjadi catatan sejarah perfilman Indonesia, PARFI AWARDS 2020 lah yang pertama memberikan 36 penghargaan dalam sebuah festival. “Jelas ini melebihi dari standar pemberian penghargaan festival lain yang biasanya berjumlahnya 13 belas atau 14 belas. Belum lagi penghargaan-penghargaan spesial yang akan ditentukan oleh dewan juri,” ujarnya.

Wina Armada, Ketua Dewan Juri Parfi Awards /mm

Karena yang menggelar acara ini adalah Parfi maka penghargaan lebih menitik beratkan kepada pemeranan, kepada akting. Jadi ini lebih signifikan dibanding yang lain.

Selain mencermati jumlah penghargaan, Wina juga menggaris-bawahi  bahwa PARFI AWARDS 2020 ini tidak menggunakan uang negara, karena dibiayai secara independen. “PARFI AWARDS ini sesuatu yang luar biasa. Kenapa luar biasa? Pertama dari aspek pembiayaan sama sekali tidak membebani pemerintah atau negara. Jadi ini bukan duit dari APBN. Karena uangnya independen, maka sifat festivalnya juga independen, sehingga tidak bisa dipengaruhi siapapun,” tegasnya.

Karena keistimewaan dan perbedaan serta independen itu, Wina mengajak semua pihak dan stake holder perfilman nasional untuk sama-sama mendukung penyelenggaraan PARFI AWARDS 2020.

PARFI AWARDS 2020 dengan tema “Film Indonesia Karya Budaya Inspirasi Bangsa” ini malam puncaknya akan digelar pada 10 Maret 2020 di Prime Plaza Hotel, Sanur, Bali, dengan mengusung konsep “Etnik, Unik dan Metafisik”. Perhelatan nasional yang dimulai dengan Road Show di 10 Kota  ini akan menyajikan suatu festival dengan mengangkat kekayaan budaya dan kearifan lokal.

PARFI AWARDS 2020 yang berbasis Nilai Budaya, Kearifan Lokal, dan Pembangunan Karakter Bangsa diharapkan menjadi ajang penyegaran dan pembelajaran sineas, terhadap isi cerita yang terkandung dalam karya film untuk mengenal lebih dalam nilai-nilai toleransi, keberagaman, dan cinta tanah air.

Kegiatan pendukung PARFI AWARDS 2020 sudah dilakukan sejak akhir tahun  lalu seperti  RoadShow dan pemutaran film unggulan hasil penilaian dewan juri PARFI AWARDS 2020 ke beberapa kota antara lain: Banyuwangi, Bandung, Lampung, Palu, dan Solo. []