The Bloom, Karya Terbaru Leny Rafael di Awal Tahun 2021

28
Leny Rafael dan karya-karyanya /ist

WARTABUANA –  Meski Pandemi Covid-19 masih dirasakan, namun jangan sampai membuat roda usaha dan kreatifitas terhenti. Itulah salah satu resolusi Leny Rafael, perancang busana yang justru terpacu kreatifitas dengan melahirkan karya di awal tahun 2021 dengan tema The Bloom.

Hampir semua orang mengakui dan merasakan dampak Pandemi Covid-19 ini merontokkan dunia usaha, termasuk bisnis para perancang busana alias designer. Hal itu juga yang dirasakan Leny Rafael dengan produk berlabel Leny Rafael Bride, beberapa bulan belakangan ini omzet usahanya  mengalami penurunan. Kondisi itu justru memacunya untuk terus berinovasi dalam memasarkan produknya.

“Mungkin apa yang saya rasakan juga dirasakan teman-teman designer lain, omzet penjualan turun drastis. Saya sudah siapkan stock untuk beberapa event besar di tahun 2020, tapi semuanya di-cancel,” ungkap Leny Rafael kepada sejumlah awak media, Sabtu, 2 Januari 2021 di work shopnya di kawasan Bintara, Bekasi, Jawa Barat.

Di masa pandemi ini, bisnis bisa surut, bahkan tidak sedikit pengusaha yang bangkrut. Namun bagi Leny Rafael, ide dan kreatifitas harus terus diasah untuk melahirkan inovasi baru. Bagi seorang pernacang busana seperti dirinya, ide dan kreatifitas adalah salah satu modal dasarnya.

The Bloom dikenakan peserta Lida 2020 /ist

Bagi Leny Rafael, seseorang yang kreatif cenderung memiliki penyelesaiaan atau solusi yang berbeda dari orang biasa saat bertemu dengan suatu permasalahan. “Seorang yang memiliki kreatifitas biasanya diawali dengan imajinasi tinggi yang diolah menjadi karya spektakuler. Menyambut tahun baru 2021 ini, saya persembahkan The Bloom kepada pecinta modest tanah air,” ujar Leny Rafael penuh percaya diri.

Menurut Leny Rafael, The Bloom yang secara harfiah artinya mekar merupakan ilustrasi tentang mekarnya kembali dunia fahsion tanah air yang sempat redup selama masa Pandemi Covid-19 kemarin.  “Kami berusaha mekar, dan harus tetap mekar meski dimasa Pandemi ini. Leny Rafael harus mekar kembali di tahun 2021 ini,” papar Leny Rafael.

 

Dalam karya terbarunya ini, Leny Rafael menggunakan bahan dasar Kain Bali Endek dengan paduan warna fresh seperti  hijau terang, lilac dan fushia orange. “Warna-warna itu akan jadi tren di tahun ini. Semuanya saya kolabur

Irish Bella /ist

asi dengan bentuk longgar, plisket dan tumpuk-tumpuk  dalam satu look,” paparnya.

Penggunaan Kain Bali Endek dalam karyanya merupakan  wujud kepedulian Leny Rafael terhadap kelestarian budaya lokal dan para perajinnya. “Saya tetap menggunakan touch of Indonesia, salah satunya tenun endek agar kami semua bisa bersinergi  dari hulu sampai hilir, terutama para perajinnya,” jelas Leny Rafael yang banyak menggunakan kain Bali Endek motif abstrak.

The Bloom merupakan koleksi second brand Leny Rafael Things dengan konsep ke arah modest, edgy dan milenial. The Bloom launching di event show virtual  Indonesia Modest Fashion Week (IMFW) beberapa waktu lalu.

Bahkan beberapa koleksi  Leny Rafael dipakai banyak artis beberapa ajang pencarian bakat dan di event awards salah satu televisi swasta. “Beberapa koleks The Bloom pernah dipakai peserta Lida 2020 seperti Selfi, Lida, Nabila, Cuta Zahra dan Janna,” ungkap Leny Rafael.[]