27.000 Tong Diduga Berisi DDT Beracun Ditemukan di Dasar Laut Dekat Los Angeles

6
Foto yang diabadikan pada 4 Juli 2020 ini menunjukkan pantai Santa Monica yang ditutup di Los Angeles County, Amerika Serikat. (Xinhua)

LOS ANGELES – Para ilmuwan menemukan 27.000 benda menyerupai tong di dasar laut sekitar 12 mil atau 19,3 kilometer di lepas pantai Los Angeles, demikian dilaporkan saluran berita lokal CBS pada Selasa (27/4), menambahkan bahwa pihaknya mengonfirmasi adanya tempat pembuangan Dichloro Diphenyl Trichlorethane (DDT) di perairan lepas pantai California Selatan itu.

Laporan tersebut mengatakan sebuah tim dari Institut Oseanografi Scripps (Scripps Institution of Oceanography) di Universitas California San Diego menggunakan dua robot laut dalam (deep-sea) untuk memetakan area dasar laut seluas lebih dari 145,7 kilometer persegi antara Pulau Catalina dan pesisir Los Angeles County selama dua pekan pada Maret lalu.

Dari 100.000 lebih objek di dasar laut yang dicitrakan oleh sonar hingga kedalaman sekitar 1.000 meter, 27.000 di antaranya diklasifikasikan sebagai benda mirip tong, dan kemungkinan berisi DDT, sebut laporan itu. Meski akan dilakukan pengambilan sampel untuk memeriksa isi tong-tong itu, sedimen dan ekosistem di kawasan itu telah didapati mengandung kadar DDT tinggi, imbuh laporan tersebut lebih lanjut.

“Sayangnya, cekungan lepas pantai Los Angeles memang sudah berpuluh tahun menjadi tempat pembuangan limbah industri, berawal sejak tahun 1930-an. Kami menemukan sebidang lokasi besar dengan banyak puing dalam survei area yang luas,” ujar Eric Terrill, kepala ilmuwan ekspedisi tersebut sekaligus direktur Laboratorium Fisika Kelautan di Institut Oseanografi Scripps, dalam pernyataannya kepada saluran berita CBS.

Menurut laporan dari saluran berita lokal ABC 7 sebelumnya pada bulan ini, para peneliti dari Universitas California, Santa Barbara, dan Institut Oseanografi Scripps melakukan survei yang difokuskan pada pengumpulan informasi, bukan penyedotan material beracun.

Para peneliti telah menjelajahi lokasi ini dan mempelajari lebih lanjut mengenai tingkat pencemaran selama setidaknya satu dasawarsa menggunakan kamera bawah air dan kendaraan robotik, papar laporan tersebut, seraya menyebutkan bahwa ekspedisi terbaru ini berharap bisa mendapatkan gambaran yang lebih rinci tentang tingkat kontaminasinya.

Baca Juga :  Ada 26 Spesies Kupu-kupu Terancam Punah

Laporan itu menyebut Montrose Chemical Corp. sebagai sang pemilik DDT beracun. Montrose disebut-sebut sebagai pemasok DDT global terbesar selama puluhan tahun.

Pabrik perusahaan itu yang berlokasi di Torrance, 30 kilometer sebelah selatan pusat kota Los Angeles, memproduksi lebih dari 800.000 ton bahan kimia dari tahun 1947 hingga 1982. Meski pada 1972 DDT resmi dilarang di Amerika Serikat, perusahaan itu masih terus memproduksinya di California Selatan untuk diekspor ke negara lain.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa California dan pejabat federal pernah mengizinkan membuang bahan kimia ke laut. Montrose diperkirakan membuang 2.000 hingga 3.000 barel per bulan dari tahun 1947 hingga 1961, atau sekitar 1 juta galon (3,79 juta liter) limbah per tahun.  [Xinhua]

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments